Ngabuburit Sambil Uji Nyali Fun Offroad di Banjarnegara, Berani?

oleh

Banjarnegara – Menunggu buka puasa bisa dilakukan dengan berbagai kegiatan. Salah satunya fun offroad di obyek wisata Tampomas, Banjarnegara bisa menjadi salah satu pilihan untuk ngabuburit.

Kini, obyek wisata yang berada di Desa Gentansari, Kecamatan Pagedongan, Banjarnegara menyuguhkan wisata ekstrem. Dengan menggunakan kendaraan khusus, wisatawan bisa mencicipi sensasi jalur ekstrem pegunungan di sekitar obyek wisata Tampomas.

Mulai dari kubungan, persawahan hingga melintas di antara pepohonan hutan. Waktu yang dibutuhkan, antara 3-4 jam dan melintas di tiga desa di sekitar obyek wisata Tampomas.

“Untuk jaraknya sekitar 21 kilometer dengan waktu tempuh antara 3 sampai 4 jam. Jadi nanti pas buka puasa sudah finish,” kata pengelola obyek wisata Tampomas Andika Dwi Prasetyo, Rabu (15/5/2019).

Selain menguji andrenaline, wisatawan juga bisa mengunjungi wisata alam di desa sekitar Tampomas. Di antaranya, Gunung Lanang, Wadas Tumpang, dan wisata di Kedawung Depok.

Fun offroad di obyek wisata Tampomas, Banjarnegara.Fun offroad di obyek wisata Tampomas, Banjarnegara. Foto: Uje Hartono/

“Jadi wisatawan bisa beristirahat sekaligus menikmati pemandangan alam di Gunung Lanang, Wadas Tumpang dan Kedawung Depok. Di obyek wisata itu banyak tampat selfie,” jelas Andika.

Menurutnya, salah satu tujuan wisata fun offroad ini adalah untuk menggambungkan wisata Tampomas dengan wisata lain di sekitarnya. Harapannya, bisa menghidupkan ekonomi masyarakat di sekitar Tampomas.”Kalau obyek wisata Tampomas sendiri adalah danau bekas gunung batu yang diledakan. Kini hasil ledakan menjadi danau cantik yang dikelilingi bebatuan. Dulu gunung batu ini diledakan karena batunya digunakan untuk membangun waduk Jendral Soedirman,” paparnya.

Fun offroad di obyek wisata Tampomas, Banjarnegara.Fun offroad di obyek wisata Tampomas, Banjarnegara. Foto: Uje Hartono/

Untuk satu kendaraan, wisatawan cukup merogoh kocek Rp 280 ribu. biasanya, satu kendaraan berisi 3-4 orang. Andika menuturkan, harga tersebut sudah termasuk dengan tiket masuk di obyek wisata lainnya.

“Khusus puasa lebih murah, yakni Rp 280 ribu per kendaraan. Nanti untuk hari biasa setelah puasa Rp 480 ribu per kendaraan,” tuturnya.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!