Cegah Narkoba, Pintu Masuk di Nusa Penida Bakal Dipasang Metal Detector

oleh

Denpasar – Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta berencana memasang metal detector di pintu masuk kawasan Nusa Penida, Klungkung, Bali. Pemasangan metal detector itu dilakukan sebagai salah satu langkah antisipasi peredaran di objek wisata tersebut.

“Pelabuhan segitiga emas di Nusa Penida semua akan saya lengkapi dengan metal detector. Kita siapkan itu, bicara pintu masuk harus kita blok semua itu,” kata Suwirta di Denpasar, Bali, Rabu (15/5/2019)Suwirta mengatakan pihaknya tak mempermasalahkan soal besaran anggaran untuk mewujudkan rencana tersebut. Sebab, metal detector dinilainya efektif untuk mencegah peredaran narkotika di wilayahnya.

“Kalau saya bicara anggaran, apa mau saya biarkan masyarakat saya lebih baik saya kita keluarkan anggaran. Apakah nanti kerja sama dengan provinsi atau pusat, kita bicara tentang bahaya daripada pariwisata itu. Dengan ramainya Nusa Penida, banyak sih rumor-rumor narkoba tapi sih saya nggak berani ngatakan dulu lebih baik saya lakukan langkah preventif,” cetusnya.

Suwirta tak menampik jika ada temuan peredaran di Nusa Penida. Itu semua diakuinya sebagai ekses negatif dari pariwisata.

“Sudah ada temuan, tapi silent karena kan pariwisata. Tadi dibilang (peredaran narkotika) lewat laut, Nusa Penida kan dikelilingi laut. Dengan laut itu apa yang kita lakukan tutup pintu masuknya, edukasi generasi muda, kan gitu, makanya saya masukkan enterpreneur. Artinya gini kita akan mengubah mindset masyarakat, mindset anak-anak kita, kalau mereka masih bodoh, malas di sinilah jalan pintas mereka cari uang,” urainya. Selain metal detector, seluruh kawasan prostitusi juga sudah dia tutup. Selain itu, dia juga melibatkan peran aktif para kepala desa adat di Klungkung dalam pemberantasan narkotika.

“Secara pribadi pemberdayaan desa pakraman kita sudah bergerak, termasuk sarang-sarang narkoba, gimana saya nutup warung remang-remang saya tutup semua, satupun nggak ada tersisa. Ini salah satu komitmen saya di sana, karena itu adalah salah satu sarangnya, sudah saya lakukan. Kemudian rumah yang indikasi esek-esek termasuk jam-jam malam, langkah preventif harus kita lakukan semua,” jelasnya.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!