PAN Minta Polisi Abaikan Laporan Dewi Tanjung ke Amien soal Dugaan Makar

oleh

Jakarta – Caleg PDIP Dewi Tanjung melaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dengan dugaan makar. PAN meminta polisi mengabaikan laporan tersebut.

Anggota Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo mengatakan sebenarnya enggan menanggapi perihal pelaporan itu. Menurutnya, Dewi Tanjung tak mengerti makna demos dan kratos sebagai asal kata demokrasi.

“Tidak ada gunanya menanggapi laporan tersebut. Ada baiknya pelapor membaca lagi apa arti istilah demos dan kratos. Yang lebih penting lagi, baca UUD NRI Tahun 1945 pasal 1 ayat 2,” ucap Dradjad saat dimintai konfirmasi, Rabu (15/5/2019).

yakin polisi patuh pada konstitusi. Karena itu, dia meminta polisi mengabaikan laporan Dewi Tanjung.

“Saya percaya Polri taat konstitusi. Jadi laporan seperti itu seharusnya diabaikan oleh Polri,” sebut Dradjad.

Selain melaporkan , Dewi Tanjung turut mempolisikan Habib Rizieq dan Bachtiar Nasir. Mereka dilaporkan atas dugaan makar terkait ajakan people power.

“Perkaranya sama dengan yang kita sangkakan kepada Saudara Eggi Sudjana, people power, dan itu orasinya Bapak Amien Rais langsung di depan KPU tanggal 31 Maret 2019,” kata Dewi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (14/5).

BPN Sebut Pemerintah Baper, TKN Minta Semua Ikuti Aturan:

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!