Di Rumah Ini Korban Mayat Terbakar Diajak Pesta Miras Lalu Dibunuh

oleh

Mojokerto – Selain meringkus 2 terduga pelaku pembunuhan Eko Yuswanto (32), polisi juga menemukan tempat pengusaha rongsokan itu dieksekusi. Di tempat ini, korban sempat diajak pelaku menenggak miras, lalu

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setiyono mengatakan, Eko dieksekusi oleh kedua pelaku di sebuah rumah di Dusun Kenanten Gang 2, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Rumah tersebut tempat kelahiran pelaku Dantok Narianto (36).

“Lokasi pembunuhan di rumah pelaku Kenanten Gang 2,” kata Sigit kepada wartawan di salah satu kafe Jalan Jayanegara tempat korban bertemu dengan kedua pelaku sebelum tewas, Selasa (14/5/2019).

Rumah saksi bisu tewasnya Eko ini berukuran cukup kecil. Luasnya sekitar 3×8 meter. Pintu rumah hanya terbuat dari kayu lapis. Untuk sampai ke rumah ini, harus melalui gang sempit di antara rumah penduduk lainnya. Kini, rumah tersebut telah dipasangi garis polisi.Sigit menjelaskan, korban bertemu dengan kedua pelaku di sebuah kafe di Jalan Jayanegara, Minggu (12/5) pagi. Korban lantas diajak ke rumah Dantok. Di lokasi pembunuhan, Eko sempat diajak menenggak minuman keras oleh kedua pelaku.

“Di TKP ada darah, tempat minum untuk pesta miras dan tempat salah satu kamar untuk eksekusi korban,” terangnya.

Kedua pelaku, tambah Sigit, diduga memukuli Eko hingga tewas. Menurut dia, Dantok juga membekap wajah korban menggunakan bantal. Setelah korban tak bernyawa, diduga kedua pelaku membuang dan . Korban diangkut menggunakan pikap milik korban.

Sayangnya, kata Sigit, sampai saat ini alat untuk memukuli korban belum ditemukan. Seperti diketahui, Eko tewas akibat luka pada paru-parunya yang tertusuk patahan tulang rusuk. Sebanyak 7 tulang rusuk sebelah kiri korban patah akibat dipukuli pelaku dengan benda tumpul.

“Dugaan dokter forensik pembunuhan ini menggunakan alat (tidak dengan tangan kosong), masih kami cari alatnya, yang pasti benda tumpul,” tandasnya.Sementara tetangga sebelah rumah Dantok, Suparmi menuturkan, rumah tempat Eko dibunuh adalah milik Dodik, ayah kandung pelaku. Dantok sendiri lebih sering tinggal di rumah istrinya, yaitu di Dusun Dimoro, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Pelaku diketahui mempunyai 2 anak.

“Saya tidak pernah tahu ada ribut-ribut di sini. Baru tadi tahu banyak polisi datang. Dantok jarang-jarang datang ke sini,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi juga meringkus P atau (38), warga Dusun Temenggungan, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Senin (13/5) malam. Pria yang akrab disapa Yoyok ini diringkus ditangkap di rumahnya. Dia ternyata tetangga dekat korban.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!