10 Kutipan Terbaik ‘Avengers: Endgame’

oleh

Jakarta –

membawa perjalanan sebelas tahun dari perjalanan Marvel dengan kisah para superheronya. Film yang juga menyusuri jalur nostalgia,dan perpisahan dengan beberapa karakter ini menghasilkan beberapa kutipan favorit penggemar. Berikut ini adalah 10 kutipan terbaik dari ‘Avengers: Endgame’.

1. “I love you 3000.” – Morgan Stark

Morgan Stark, anak perempuan Tony mengatakan itu pada awal film. Meskipun dituturkan selayaknya anak perempuan pada ayahnya, namun kalimat itu melambangkan seberapa jauh Tony melangkah sejak ‘Iron Man’. Dia tidak hanya superhero kaya raya, melainkan seorang ayah; seorang pria.

Bertahun-tahun yang lalu ketika Tony disekap, Yinsen mengatakan untuk tidak menyianyiakan hidupnya. Maksud Yinsen, dia tidak hanya ingin Tiny menggunakan bakatnya untuk kebaikan, melainkan ia juga berharap Tony dapat memiliki sesuatu yang lebih bermakna daripada kostum Iron Man; keluarga.

2. “And I am Iron Man.” – Tony Stark

Sementara kebanyakan orang merahasiakan identitas mereka sebagai superhero, Tony Stark terang-terangan menyatakan satusnya sebagai Iron Man. Ia mengenakan lencana supehero dengan bangga dan pada penutupan ‘Iron Man’ ia mengatakan hal tersebut pada pers.

Sementara dalam ‘Endgame’, Tony mengatakan pada dirinya sendiri, bahwa dibalik kostum dan teknologi canggih, hal yang membuat Tony seorang pahlawan adalah dirinya sendiri.

3. “Avengers! Assemble!” – Steve Rogers

‘Endgame’ merupakan akhir dari sebelas tahun perjalanan. Dalam klimaks film, dengan batuan portal dari Dr.Stranger, setiap superhero yang diperkenalkan selama sebelas tahun terakhir bergabung dengan Avengers dalam pertempuran melawan Thanos.

Tepat sebelum beraksi, Steve menunjukan kepada dunia mengapa ia adalah Captain America. Berdiri memimpin seluruh superhero dengan Mjolnir di tangannya Cap bersorak, “Avengers! Assemble!”

4. “Turns out, resentment is corrosive and I hate it.” – Tony Stark

Pada awal ‘Endgame’, jelas Tony Stark masih menyimpan amarah mendalam terhadap Steve. Namun, lima tahun kemudian, setelah hidup tenang dan menjadi seorang ayah, Tony menyadari bahwa dendam adalah racun; baik bagi mereka yang diarahkan maupun bagi mereka yang merasakannya.

Ketika peluang itu muncul, Tony dengan cepat memperbaiki hubungannya dengan Steve dan memberikan perisai Captain Ameica sebagai tanda perdamaian.

5. “Everyone fails at who they’re supposed to be, Thor. A measure of a person, of a hero, is how well they succeed at being who they are.”- Frigga Queen of Asgard

Dalam hidup, kita sering berusaha untuk menjadi apa yang orang lain harapkan. Bagi Thor, ia selalui berhadap dapat memimpin bangsanya; menjadi Raja seperti ayahnya. Dia enggan melakukan itu namun tetap menjalankan kewajibannya setelah Odin meninggal.

Setelah berkonsultasi dengan ibunya di ‘Endgame’, Thor sadar bahwa tidak ada salahnya untuk gagal menjadi apa yang orang lain inginkan. Kesuksesan sejati adalah merangkul siapa diri sendiri dan melakukan apa yang ingin dilakukan. Pada akhirnya, Thor menyerahkan tahtanya pada Valkyrie dan bergabung dengan para Guardian.

6. “Some people move on. But not us.” – Steve Rogers

Dan hal itulah yang menjadikan mereka Earth Mighties Heroes. Dalam setiap anggota tim selalu ada dorongan untuk membantu orang lain, apapun risikonya. Itulah sebabnya Black Widow mengorbankan dirinya untuk Soul Stone dan Captain America melawan Thanos sampai dia hampir tidak bisa berdiri, lalu ada Thor yang ingin memakai Infinity Gauntlet meskipun ada kemungkinan ia akan mati.

Atau Hawkeye yang menawarkan diri menjadi kelinci percobaan perjalanan waktu, Bruce Banner yang mempertaruhkan hidupnya untuk menggunakan Infinity Stone dan Iron Man yang memberikan segalanya untuk mengalahkan Thanos.

The Avengers tidak dapat berinsirahat tanpa melakukan segalanya dengan kekuatan mereka untuk melindungi bumi.

7. “I don’t judge people by their worst mistakes.” – Natasha Romanoff

Pada saat-saat terakhirnya, Black Widow alias Natasha Romanoff menawarkan satu kutipan bijaksana sebelum mengorbankan nyawanya untuk mendapatkan Soul Stone.

Sepanjang hidupnya, Natasha dihantui perasaan bersalah dari kesalahan di masa lalunya. Berhasil berdamai dengan perasaan malu Natasha memiliki rasa empati yang besar dalam dirinya. Memiliki beban nurani dan perasaan bersalah yang besar, ia dengan cepat memaafkan orang lain atas kesalahan yang mereka pilih. Ketika Clint main hakin sendiri dan berubah menjadi sosok yang kejam, Natasha menolak untuk menghakimi sahabatnya.

8. “No amount of money ever bought a second of time.” – Howard Stark

Perjalanan waktu memang menghasilkan banyak keadaan-keadaan tak menentu. Salah satunya adalah perjalanan Steve dan Tony ke tahun 70an, dimana Tony tidak sengaja bertemu dengan ayahnya.

Adegan tersebut merupakan penerimaan Tony akan sosok ayahnya. Terlepas dari hubungan sulit yang ia miliki dengan ayahnya, Tony mengakui bahwa Howard telah melakukan yang terbaik. Untuk menutup interaksi keduanya, Tony mengingat salah satu kutipan yang pernah Howard katakan padanya di masa depan.

9. “Part of the journey is the end.” – Tony Stark

Kalimat ini sebenarnya ada dalam trailer. Namun, saat itu penggemar berspekulasi Tony membicarakan akhir zaman, bukan akhir dari hidupnya.

Sebelum menjalankan misi, Tony merekam dan memberi ucapan selamat tinggal yang diputar saat pemakamannya. Adegan tersebut merupakan cara yang sempurna untuk mengucapkan selamat tinggal pada karakter yang dicintai banyak orang.

10. “This is the fight of our lives. We are going to win. Whatever it takes.”- Steve Rogers

Steve Rogers alias Captain America sempat berpidato singkat sebelum Avengers kembali kemasa lalu untuk mengumpulkan Infinity Stones. Perjalanan tersebut tentu saja mempertaruhkan hidup mereka. Apapun resikonya akan mereka ambil untuk mengembalikan orang-orang yang hilang.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!