Istri dan Anak Korban Mayat Terbakar Tes DNA di RS Bhayangkara

oleh

Surabaya – Kasus di hutan kayu putih Mojokerto semakin menemui titik terang. Setelah identitas mayat terungkap, kini istri dan dua anak korban menjalani tes DNA di RS Bhayangkara Polda Jatim.

Sebelumnya, korban diketahui merupakan pengusaha rongsokan bernama Eko Yuswanto (32). Eko merupakan warga Dusun Temenggungan, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan hasil forensik yang sudah didapat tim labfor Polda Jatim akan dicocokkan dengan DNA dua anak korban.

“Ini yang kita dapatkan hasil forensik kita hari ini bawa dua orang anak dan istri yang bersangkutan untuk diambil DNA-nya. DNA diperlukan mencocokkan identifikasi lanjutan dan luar,” kata Barung di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (14/5/2019).Sementara itu, istri dan dua anak korban telah datang di untuk menjalani tes DNA. Ketiganya datang dengan ditemani kakak Eko, kepala dusun, dan perangkat desa lainnya.

“Ke sini untuk mengantar warga saya untuk mengawal tes DNA,” kata Kepala Dusun Temenggungan Ali Mustofa di RS Bhayangkara.

Mustofa menyayangkan aksi pembunuhan yang dilakukan SD atau Yoyok kepada Eko. Pasalnya, Yoyok merupakan tetangga yang rumahnya tepat di seberang Eko.

Selain itu, Mustofa juga mengaku jika Eko dan Yoyok merupakan figur warga yang baik dan gemar bergotong-royong di kampung.”Korban baik, orangnya simpel, akrab dengan lingkungan, gotong royong. Sama aja, si Yoyok ya sama aja biasa kumpul dengan teman-teman tetangga,” imbuh Mustofa.

Sementara itu, yang akrab disapa Laili terlihat terpukul. Matanya masih sembab dan terlihat berkaca-kaca. Sembari menunggu giliran Tes, Laili mendekap dua putrinya yang masih kecil dengan erat. Namun saat diajak mengobrol, Laili masih enggan menanggapi lantaran masih syok atas kepergian suaminya.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!