Ahli Apresiasi Polisi Cepat Tangkap Pengancam Penggal Kepala Jokowi

oleh

Jakarta – Ketua Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi (Mahupiki) Dr Yenti Garnasih mengapresiasi langkah cepat polisi yang menangkap Hermawan Susanto (27). Hermawan ditangkap karena mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo.

“Sementara ini apa yang dilakukan polisi sudah dalam koridornya,” ujar Yenti saat berbincang dengan , Selasa (14/5/2019).

Hermawan ditangkap karena menyebar ancaman pembunuhan ke Presiden dalam aksi di depan kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (10/5). Ancaman itu direkam oleh peserta aksi dan tersebar di media sosial. Video itu pun menjadi geger dalam hitungan jam.

Ahli Apresiasi Polisi Cepat Tangkap Pengancam Penggal Kepala JokowiYenti Garnasih (Foto: Andi/)

“Bagaimanapun, kalau ada fakta, meski melalui medsos, bila ada orang yang mengancam pembunuhan harus ditangkap untuk diperiksa. Apalagi yang diancam akan dibunuh adalah Presiden,” ujar Yenti, yang juga ahli pencucian uang dari Universitas Trisakti, Jakarta.

Dalam hitungan jam, polisi melacak keberadaan Hermawan. Warga Palmerah, Jakbar, itu akhirnya ditangkap di Parung, Kabupaten Bogor, pada Minggu (12/5). Hermawan ditangkap tanpa perlawanan.

“Setelah polisi harus dan sudah memastikan identitas dan keberadaan orang dalam medsos itu. Kemudian didalami melalui pemeriksaan untuk menentukan bahwa peristiwa pengancaman pembunuhan itu ada dan menetapkan tersangkanya,” pungkasnya.

Hermawan sendiri mengaku menyesal telah mengancam akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo. Dia tidak mengelak bahwa video tersebut adalah dirinya.

“Di situ saya emang emosional, saya emang ngakuin salah. Yang kemarin di video itu, jelas memang saya di situ,” kata Hermawan.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!