Wacana Menteri Muda Jokowi, TKN: Di Kisaran Usia 20 Tahun ke Atas

oleh

Jakarta – Kini tengah beredar wacana Kabinet nanti diisi oleh beberapa tokoh muda. Pembicaraan yang muncul, akan berusia di kisaran 20 tahunan.

“Wacana yang berkembang adalah menteri yang berumur di kisaran 20 tahunan ke atas gitu ya. Ini tentu menjadi hak presiden. Tetapi wacana ini muncul atau didorong dari keinginan akomodasi terhadap milenial,” ujar Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, kepada wartawan, Senin (13/5/2019).

Menurut Karding, jumlah kaum milenial di Indonesia saat ini cukup besar. Selain itu, potensi para tokoh milenial untuk pembangunan bangsa dan negara disebutnya juga cukup sangat strategis.

“Oleh karena itu butuh direpresentasikan dengan baik. Menghadirkan menteri muda atau menteri milenial itu akan memberi warna tersendiri bagi kabinet ke depan. Lalu ini juga bagian dari kaderisasi kepemimpinan, itu sangat dibutuhkan,” jelas Karding.

Politikus PKB itu menyebut, wacana kabinet Jokowi diisi oleh sejumlah tokoh muda bukan tanpa alasan. Karding menilai, jika Jokowi pada akhirnya memutuskan memasukkan tokoh milenial di kabinetnya, maka semua pihak seharusnya memberi dukungan.

“Karena sekali lagi yang terpenting adalah ada warna baru, dan tentu spirit baru, dan juga ada tradisi baru di pemerintahan kita. Tentu ini akan menarik. Saya kira perlu didorong ke sana,” sebut anggota DPR RI itu.

Seperti diketahui, Jokowi sempat membahas mengenai kabinet barunya di periode kedua nanti saat bertemu dengan elite tim suksesnya di Rumah Heritage Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (28/4) malam. Rupanya pembahasan juga melebar hingga kaum milenial yang dimungkinkan masuk di kabinet Jokowi-Ma’ruf.

“Sempat disinggung soal mempertimbangkan generasi muda karena bagian dari regenerasi dan generasi muda memahami perkembangan kontemporer tantangan global saat ini. Apalagi kita menghadapi era 4.0,” ujar juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Johnny G Plate. Ia menyebut pembahasan soal menteri milenial di dalam rangka regenerasi kepemimpinan.

“Dibicarakan bagaimana regenerasi kepemimpinan para menteri atau calon menteri yang masih segar-segar, tokoh-tokoh muda untuk melibatkan ke dalamnya. Tapi kami tidak ngomong soal bagi-bagi kekuasaan,” kata Johnny.

‘Nasib Para Menteri yang Nyaleg’:

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!