Van Dijk: Kalau Liverpool Gagal Juara Bukan Berarti Kiamat

oleh

Liverpool – menyadari Manchester City mengendalikan persaingan gelar juara. Andai Liverpool gagal juara, musim ini tak lantas menjadi bencana.

Kedua tim hanya berjarak satu poin di papan klasemen; mengumpulkan 94 poin sedangkan 95 poin. The Reds memungkinkan untuk menyudahi musim 2018/19 dengan 97 poin tapi gagal memenangi liga.

Di pekan terakhir, The Citizens cuma akan menghadapi tim papan bawah Brighton. Si Burung Camar merupakan sasaran empuk City usai memenangi empat pertemuan terakhir kedua tim. Apalagi, Brighton tidak memiliki motivasi khusus setelah memastikan diri selamat dari ancaman degradasi.Liverpool merupakan tim dengan jumlah kekalahan paling sedikit di kompetisi ini [1]. Meski begitu, Van Dijk mengaku tidak akan kecewa-kecewa amat sekalipun Liverpool hanya menjadi runner-up di bawah City.”Yang terjadi terjadilah,” bek tengah Liverpool itu mengatakan dilansir Evening Standard. “Kami tidak bisa memengaruhinya. Mereka mengendalikan hal ini. Kita lihat saja sih. Kalau toh memang tidak terjadi, ini bukan berarti akhir dunia.”

“Kami sudah menjalani musim yang fantastis. Man City juga begitu luar biasa. Untuk bersaing dengan mereka membuktikan sudah seberapa besar kami sudah membuat kemajuan dari musim lalu.”

“Ini baru awal. Ini tidak seperti musim depan kami tidak akan mencoba melakukannya lagi. Ini adalah sesuatu yang harus kami bangun. Sekarang masih ada satu pertandingan untuk dimainkan pada hari Minggu, dan kita lihat saja. Kalau City menang dan kami juga, maka mereka memang layak mendapatkan satu angka lebih banyak daripada kami. Faktanya kan demikian,” cetus Van Dijk.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!