Hiii… Duterte Diganggu Kecoak Saat Pidato

oleh

Manila – Presiden Filipina didatangi tamu tak diundang saat berpidato di kota Bohol. Tamu tersebut merupakan seekor kecoak yang terbang dan hinggap di bahu Duterte saat dia sedang berpidato di hadapan banyak orang.

Seperti dilansir AFP, Kamis (9/5/2019), insiden ini terjadi saat berpidato dalam sebuah kampanye di Bohol pada Rabu (8/5) malam waktu setempat. Serangga itu tiba-tiba menempel di bahu Duterte saat dia mempromosikan kandidat yang didukungnya dalam pemilu sela yang digelar pekan depan di daerah tersebut.

Insiden ini terekam kamera yang rekaman videonya diposting pada akun Facebook resmi milik Kantor Komunikasi Kepresidenan .Dalam rekaman video itu terlihat bahwa serangga itu tiba-tiba muncul dan merayap di bahu kiri Duterte, saat dia hendak mengakhiri pidatonya yang berdurasi 90 menit itu.

Seorang staf wanita terlihat bergegas mendekati podium, sambil membawa setumpuk kertas untuk menyingkirkan kecoak tersebut. Namun upayanya gagal dan serangga itu terus merayap di pakaian Duterte.

Duterte sendiri kemudian berusaha menyingkirkan serangga itu dengan mengibaskan tangannya. Saat insiden ini terjadi, tayangan pun beralih sementara ke arah penonton yang tampak sedikit terkejut kemudian tersenyum kecil.

Momen saat Duterte diganggu kecoakMomen saat Duterte diganggu kecoak Foto: Screenshot/Presidential Communications Operations Office

Menanggapi insiden kecil ini, Duterte pun melontarkan leluconnya dengan menyebut kecoak itu berasal dari partai oposisi Filipina.

Para pengkritik Duterte turut mengomentari insiden itu dan memanfaatkannya untuk menghina Presiden Filipina yang kontroversial tersebut.

“Kecoak itu pasti berpikir bahwa Duterte adalah sampah paling sampah yang pernah dilihatnya,” tulis seorang pengguna Twitter dengan nama @andy_crush.”Dan saya tidak pernah berpikir saya akan mengatakan ini, tapi GOOD JOB, MENGEKSPOSE SAMPAH ITU, HAI KECOAK,” tulis pengguna Twitter lainnya dengan nama @keeyaaraaa dalam postingannya.

Kehadiran Duterte di Bohol ini dalam rangka pemilu sela untuk memilih anggota dewan daerah hingga majelis tinggi Senat Filipina. Setidaknya ada 18 ribu kursi yang akan diperebutkan dalam pemilu sela pekan depan.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!