Jokowi Jengkel Perizinan Ruwet, Sri Mulyani: Pesan Buat Kita Semua

oleh

Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa kejengkelan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai proses perizinan yang masih ruwet menjadi pesan buat seluruh pejabat negara.

Pejabat negara yang dimaksud pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. “Berarti kita harus kerjakan lebih baik lagi. Masalah perizinan, masalah proses yang berhubungan dengan birokrasi di pusat dan daerah. Itu berarti pesan buat kita semua,” kata Sri Mulyani usai mendampingi Jokowi di acara Musrenbangnas 2019, Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku jengkel lantaran perizinan di RI yang masih berbelit-belit. Jokowi juga jengkel akan permasalahan defisit transaksi berjalan (CAD) yang sudah lebih dari 20 tahun tidak mampu dibenahi.

Padahal, kata Jokowi, kunci untuk menyelesaikan defisit transaksi berjalan adalah dengan investasi dan ekspor. Hanya saja, proses investasi di tanah air masih terganjal karena prosesnya yang ruwet.

“Setiap hari investor berbondong bondong datang mau investasi, tapi yang netas cuma kecil, orangnya datang, ingin tapi tidak netas, izin ruwet, ruwet,” kata Jokowi saat membuka sekaligus meresmikan forum perencanaan Musrenbangnas 2019 dan RKP 2020 di Hotel Shangri-La, Jakarta Selatan, Kamis (9/5/2019).

Jokowi bilang, seharusnya pemerintah bisa mempercepat proses perizinan bagi investasi yang berorientasi ekspor dan berorientasi produk substitusi impor. Hal ini penting dalam menyelesaikan defisit transaksi berjalan hingga defisit neraca perdagangan.

Terobosan Jokowi Agar Investor Tak Lama-lama Urus Perizinan:

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!