Xavi Umumkan Pensiun dan Berencana Jadi Pelatih

oleh

Jakarta – akan gantung sepatu pada akhir musim 2018/2019. Gelandang asal Spanyol itu selanjutnya ingin berkarier sebagai pelatih.

Xavi, 39 tahun, saat ini merumput bersama klub Qatar, Al Sadd SC. Ia memperkuat Al Sadd setelah meninggalkan Barcelona pada 2015.

Setelah berkarier sebagai pesepakbola selama 21 tahun, Xavi mengumumkan rencananya untuk pensiun pada akhir musim 2018/2019. Setelah gantung sepatu, Xavi berharap bisa membawa pengalamannya sebagai pemain ke kursi pelatih.

“Ini adalah musim terakhir saya sebagai pemain, tapi saya tak sabar melihat apa yang akan terjadi di masa depan bagi saya sebagai manajer,” ujar Xavi dalam pernyataannya seperti dilansir AS.

“Filosofi saya sebagai pelatih mencerminkan gaya yang kami kembangkan selama bertahun-tahun di bawah pengaruh Johan Cruyff dan dari La Masia dan contoh utamanya adalah dalam cara main Barcelona.”

“Saya suka melihat tim yang mengambil inisiatif di lapangan, sepakbola menyerang, dan kembali ke tempat yang kita semua cintai sejak masih muda: sepakbola penguasaan bola.”

Meski sudah mengumumkan akan pensiun, Xavi masih punya misi yang belum tuntas bersama Al Sadd. Setelah memenangi gelar juara Liga Qatar, Xavi bersama Al Sadd masih mengejar gelar Emir of Qatar Cup dan Liga Champions Asia.

Selama memperkuat Barcelona sejak 1998, Xavi tampil 767 kali dan menghasilkan 85 gol. Ia memenangi 25 titel bersama Blaugrana, termasuk 8 gelar LaLiga, 4 gelar Liga Champions, dan 3 gelar Copa del Rey.

Sedangkan di level internasional, Xavi dua kali merasakan gelar juara Piala Eropa bersama tim nasional Spanyol (2008, 2012). Ia juga mengantar La Furia Roja menjuarai Piala Dunia 2010.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!