RI Mau Pindah Ibu Kota, PUPR Pelajari Negara Lain

oleh

Jakarta – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tengah mengkaji calon kandidat ibu kota baru yang bakal dipindah dari Jakarta ke luar Pulau Jawa. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) nantinya yang bakal mengkomandoi pembangunan ibu kota baru tersebut.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga pihaknya saat ini tengah bersiap-siap jika nantinya Bappenas telah mantap menentukan lokasi ibu kota baru. Bahkan pihaknya tengah mempelajari pemindahan ibu kota yang dilakukan oleh negara lain.

“Kita sudah melakukan kajian berbagai kajian, perbandingan bagaimana negara negara lain melakukan (pemindahan ibu kota) iya,” kata dia saat dihubungi , Jakarta, Kamis (2/4/2019).Ada beberapa hal yang mulai diindentifikasi oleh Kementerian PUPR dalam pembangunan ibu kota baru.

“Kita antisipasi dari sisi bagaimana size-nya, jumlah orangnya kalau diperlukan berapa, luasannya dan sebagainya ya kan, bentuknya seperti apa, fasilitas umumnya yang diperlukan apa, kita mulai mengindetifikasi kebutuhan suatu kota yang ideal gitu,” jelasnya.

Bahkan hingga ke hal-hal detail mulai disiapkan oleh pihaknya.

“Dari sisi luasan dulu ya berapa misalnya untuk perkantoran berapa, untuk perumahan berapa ya kan untuk fasilitas umumnya berapa, pelabuhannya bagaimana, airport-nya bagaimana gitu. Fasilitas umum yang harus dimiliki apa,” paparnya.Namun pihaknya masih menunggu kepastian lokasi ibu kota baru yang ditetapkan oleh Bappenas.

“Kan sekarang lokasi dan kajian pindahnya ke mana, itu Bappenas. Nanti sesudah ada keputusan nanti lokasinya pindah ke suatu lokasi tertentu ya nah kita yang akan mendesain,” tambahnya.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!