Telkom Kantongi Laba Rp 6 T di Kuartal I-2019

oleh

Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengantongi pendapatan sebesar Rp 34,84 triliun di kuartal I-2019. Angka ini tumbuh 7,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Laba sebelum dikurangi bunga, utang, pajak, depresiasi dan amortisasi (earning before interest tax depreciation amortization/EBITDA) juga mengalami peningkatan sebesar 8,8% menjadi Rp 17,53 triliun. Laba bersih perseroan tercatat naik 8,5% dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 6,22 triliun.

“Pencapaian ini tidak lepas dari pertumbuhan bisnis digital yang terdiri dari Connectivity Broadband dan Layanan Digital yang meningkat 26,2% dibanding tahun lalu menjadi sebesar Rp23,83 triliun dengan kontribusi 68,4% dari total pendapatan Perseroan,” ungkap Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga dalam keterangannya, Kamis (3/5/2019).Dari segmen mobile, entitas anak usaha Telkom, Telkomsel menunjukkan kinerja yang kian naik dengan pendapatan sebesar Rp 22,18 triliun, EBITDA Rp12,14 triliun dan laba bersih Rp 6,47 triliun. Pencapaian ini bila dibanding periode yang sama tahun lalu tercatat tumbuh mencapai 1,4%, 1,3% dan 0,9% untuk pendapatan, EBITDA dan laba bersih.

Dari segi operasional, jumlah pelanggan Telkomsel tercatat sebanyak 168,6 juta dengan basis pelanggan data 111,1 juta dan lalu lintas data yang terus meningkat 56,6% menjadi 1.408.872 Terabyte. Telkomsel juga membangun Base Tranceiver Station (BTS) di kuartal I-2019 sebanyak 8.405 dan seluruhnya berbasis 4G. Hingga saat ini, Telkomsel telah memiliki total BTS sebanyak 197.486 unit dengan BTS 3G dan 4G/LTE sebanyak 147.181 unit.

Jumlah pelanggan IndiHome pada kuartal pertama 2019 ini tumbuh 57,7% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 5,5 juta pelanggan dan mempertahankan posisi IndiHome sebagai market leader bisnis fixed broadband di Indonesia dengan market share sekitar 80%. Berbasis kinerja IndiHome ini, segmen consumer mengalami kenaikan pendapatan sebesar 31,4% dibanding tahun lalu menjadi Rp 4,08 triliun.Di kuartal I-2019, segmen enterprise mencatat pendapatan sebesar Rp 6,32 triliun dengan pertumbuhan 6,3% pada periode yang sama tahun lalu. Begitupun dengan segmen wholesale and international business yang mencatat pendapatan sebesar Rp 2,92 triliun dengan pertumbuhan 30,3%.

Belanja modal perseroan di kuartal I-2019 ini sebesar Rp 7,26 triliun, dengan alokasi terutama digunakan untuk membangun infrastruktur broadband baik untuk mobile yakni pembangunan BTS 4G LTE dan pengembangan sistem IT, maupun fixed broadband berupa jaringan akses serat optik ke rumah serta jaringan backbone serat optik bawah laut dan terrestrial.

“Kinerja di kuartal pertama 2019 yang baik ini dengan didukung penguatan kapabilitas broadband yang terus dilakukan secara berkelanjutan, kami yakin dan optimis tahun 2019 Telkom dapat mencatat kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujar Alex.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!