Si Rubah Leicester City Berpotensi Kacaukan Persaingan Gelar dan Empat Besar

oleh

Jakarta – baru saja menghajar , membuat kans The Gunners finis empat besar menipis. ‘Si Rubah’ masih punya kesempatan mengacaukan tim lainya.

Leicester menang telak 3-0 atas Arsenal di King Power Stadium, Minggu (28/4/2019) malam WIB. Hasil itu membuat peluang Arsenal finis empat besar semakin kecil.

Itu adalah kekalahan ketiga Arsenal secara beruntun. Mesut Oezil dkk kini tertahan di posisi lima dengan 66 poin dari 36 laga, tertinggal dua poin dari Chelsea di posisi empat.

Leicester sendiri saat ini ada di urutan delapan dengan 51 poin. Juara Premier League 2015/2016 ini sudah berjarak 14 poin dari posisi enam, yang mendapatkan jatah terakhir kompetisi Eropa.

Artinya Leicester sebenarnya sudah tak mengejar apapun.

Meski demikian, Leicester masih bisa memainkan peran besar dan krusial di dua pekan tersisa Premier League ini. Jamie Vardy dkk punya kesempatan mengacaukan persaingan gelar juara dan empat besar.

Ini tak lain karena dua lawan terakhir Leicester adalah , kandidat terkuat juara, dan , tim yang berada di zona empat besar. Baik posisi City maupun Chelsea sama-sama tak aman karena dalam kejaran rival.

Leicester akan lebih dulu bertandang ke City pada Selasa (7/5) dinihari WIB mendatang, lalu menjamu Chelsea di laga terakhir musim ini pada 12 Mei. Melihat kiprah tim arahan Brendan Rodgers itu belakangan ini, City dan Chelsea jelas patut waspada.

Di bawah arahan Rodgers, Leicester mencatatkan lima kemenangan dari delapan laga dengan hanya dua kekalahan. Fakta bahwa Arsenal dihajar 0-3 memperkuat alasan untuk City dan Chelsea berhati-hati.

Khusus bagi City, faktor Rodgers juga tak bisa dikesampingkan. Seperti diketahui Rodgers adalah mantan manajer Liverpool dan punya ikatan cukup baik dengan klub Merseyside tersebut.

Rodgers sempat membawa Liverpool bersaing untuk gelar juara pada 2013/2014, namun gagal di pekan-pekan terakhir dan mesti merelakan trofi jatuh ke tangan City. Boleh jadi ada motivasi lebih dalam diri Rodgers untuk menjegal City.

Buat City, terpeleset di dua partai terakhir adalah hal yang paling tidak mereka inginkan. Liverpool cuma tertinggal satu poin dan takkan membiarkan Sergio Aguero dkk lepas dari tekanan.

Sementara untuk Chelsea, pertaruhannya memang ‘hanya’ tiket Liga Champions, tapi situasinya mirip-mirip. The Blues bahkan diincar dua tim, yakni Arsenal dan Manchester United.

Setelah menelan satu kekalahan dan dua kali berimbang di tiga laga terakhir, Chelsea niscaya tak bisa kehilangan poin lagi untuk finis empat besar. Setelah musim lalu hanya finis kelima, anak-anak London barat tentu ingin langsung kembali ke Liga Champions.

Tapi kembali lagi, Leicester terbukti bisa menjadi lawan yang superior untuk Arsenal. Pertanyaannya, mampukah City dan Chelsea menjinakkan ‘Si Rubah’?

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!