Saatnya Lorenzo Akhiri Nasib Apes di Jerez

oleh

Austin – Rider Repsol Honda dinaungi ketidak beruntungan di tiga balapan awal 2019. Meski begitu, Lorenzo menatap balapan di Jerez lebih optimistis.

Lorenzo sedang menjalani awal karier yang sulit di pabrikan Jepang itu. Baru tujuh poin yang berhasil dikumpulkan Lorenzo, tertinggal 38 poin dari rekan setimnya di peringkat keempat klasemen sementara.

Padahal ada ekspektasi besar terhadap Lorenzo setelah memutuskan bergabung Repsol Honda. Tidak sedikit yang memprediksi Lorenzo dan Marquez akan menciptakan rivalitas tinggi bahkan mendominasi musim ini, mengingat reputasi keduanya sebagai juara dunia.Akan tetapi, Lorenzo membuka musim ini dengan crash di Argentina yang memperburuk kebugarannya sehingga hanya finis ke-13. Di Argentina, karet pegangan setang Lorenzo bermasalah yang membuat balapannya menjadi optimal dan akhirnya finis di posisi 12. Sementara di Amerika Serikat akhir pekan lalu, giliran motor Lorenzo yang mengalami gangguan sehingga memaksanya retired usai 10 putaran.

Balapan berikutnya akan digelar di Spanyol pada awal Mei mendatang. Trek rekor yang oke di Jerez akan menjadi modal Lorenzo kembali kompetitif. Sebagai informasi, sejak 2008 Lorenzo sudah tiga kali juara dan lima kali naik podium. “Sial atau mujur, Anda tidak bisa mengubahnya. Terjadi atau tidak. Sekarang sudah terjadi dalam tiga balapan beruntun,” sungut Lorenzo sebagaimana diwartakan Crash.

“Sekarang kita akan pergi ke Jerez, dan hal yang penting adalah bisa kencang di sana, lebih kompetitif, bukan bertarung untuk baris ketiga atau keempat, tapi untuk baris pertama dan kedua di kualifikasi. Kemudian mencoba untuk menciptakan hasil yang jauh lebih baik di dalam balapan.”

“Kupikir kami bisa. Kami mendapatkan pengalaman tambahan pengalaman di akhir pekan ini, dan di lintasan yang lebih baik seperti Jerez, kami bisa kompetitif,” cetus dia.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!