Artha Sekuritas: China-AS Belum Jelas, IHSG Tertahan di Zona Merah

oleh

Jakarta – IHSG ditutup melemah di level 6,419.11 (-0.11%). Pelemahan didorong oleh sektor Finance (-0.87%) dan sektor Infrastruktur (-0.74%).

Pelemahan diakibatkan minimnya sentimen yang mampu mendorong pergerakan. Di sisi lain tercatat investor asing melakukan penjualan bersih Rp 1,38 triliun.

Bursa Amerika Serikat ditutup menguat. Dow Jones ditutup 25,543.27 (+0.46%), NASDAQ ditutup 7,420.38 (+0.08%), S&P 500 ditutup 2,753.03 (+0.30%).

Penguatan didorong oleh optimisme investor yang berharap China dan US akan segera mencapai kesepakatan dagang. Presiden Donald Trump, pada hari selasa mengatakan ia terbuka untuk melonggarkan tenggat waktu bisa China dan US dapat mencapai kesepakatan dagang.

Presiden China Xi Jinping akan bertemu delegasi US hari jumat di sela-sela perundingan dagang tingkat tinggi yang dimulai senin lalu oleh perundingan tingkat wakil menteri.

IHSG diprediksi melemah. Pelemahan didorong oleh ketidakpastian global yang masih menunggu negosiasi antara China dan US. Secara teknikal IHSG mulai memasuki trend bearish jangka pendek setelah breakdown support dan membentuk pattern double top.

Resistance 2 : 6,482
Resistance 1 : 6,450
Support 1 : 6,392
Support 2 : 6,366

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!